KeluargaJantung

Komunitas Keluarga Jantung

Berbagai pemeriksaan jantung untuk deteksi penyakit jantung koroner

Diagnosis penyakit jantung koroner ditegakkan dokter melalui tahapan diagnostik:

  • Wawancara,
  • Pemeriksaan fisik,
  • Pemeriksaan penunjang sederhana, seperti pemeriksaan EKG dan treadmill,
  • Pemeriksaan penunjang canggih, seperti pemeriksaan CT-Scan, MRI dan angiografi koroner.

Wawancara merupakan cara untuk membuat hipotesis (kemungkinan), apakah keluhan nyeri dada ‘angina pektoris’ yang dirasakan oleh seseorang merupakan gejala khas (‘typical’) untuk penyakit jantung koroner.

 

pemeriksaan ekg treadmill

 

Agar suatu hipotesis dapat menjadi suatu diagnosis kerja (diagnosis klinis) atau diagnosis pasti maka dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang.

 

Apa gunanya deteksi penyakit jantung koroner?

Deteksi penyakit jantung koroner berguna untuk:

 


Apakah pemeriksaan jantung bisa 'pasti' mendiagnosis  penyakit jantung koroner?

Suatu pemeriksaan medik menurut orang awam biasanya dianggap bisa 'pasti' menegakkan suatu diagnosis.

Misalnya:  Setelah dilakukan pemeriksaan treadmill ternyata hasil EKG nya normal, maka orang awam menyimpulkan bahwa 'pasti' jantung nya 'sehat'. Padahal, plak 'aterosklerosis' mungkin saja ada. Faktanya, sumbatan koroner yang tingkat sumbatannya hingga 50%  bisa tidak memberikan gejala 'iskemik' pada seseorang. Jadi pada orang yang EKG nya normal belum 'pasti' tidak mempunyai PJK.

Jadi penegakkan 'diagnosis pasti' belum tentu bisa didapat dari suatu pemeriksaan medik, namun 'diagnosis kerja' bisa saja diputuskan oleh dokter melalui pemeriksaan yang tidak terlalu canggih dan tidak invasif.

Hal ini dapat terjadi karena setiap pemeriksaan medik mempunyai keakuratan yang berbeda.

 


Apa saja pemeriksaan penunjang jantung untuk tujuan diagnosis jantung koroner?

Pemeriksaan jantung yang berkaitan dengan deteksi penyakit jantung koroner berdasarkan ada atau tidaknya 'intervensi' alat 'ke dalam' tubuh manusia, pemeriksaan jantung terdiri dari:

  • Pemeriksaan 'invasif' : misalnya angiografi koroner.
  • Pemeriksaan 'non invasif': misalnya elektrokardiografi (EKG).

Ciri pemeriksaan invasif adalah bisa menimbulkan perlukaan sedangkan pemeriksaan non invasif tidak menimbulkan perlukaan.

Pemeriksaan berdasarkan tekniknya, pemeriksaan jantung terdiri dari:

  • Pemeriksaan elektro kardio grafi (EKG) yaitu alat medik yang dapat merekam aktivitas listrik jantung.
  • Pemeriksaan pencitraan, yaitu alat medik yang dapat memperlihatkan citra atau gambar.
    • Pencitraan dengan sinar-X: foto Röntgen, angiografi, MSCT (Multislice CT-Scan).
    • Pencitraan dengan medan magnet: MRI (Magnetic Resonance Imaging).
    • Pencitraan dengan ultrasound: Echocardiography.
    • Pencitraan dengan radioaktif (Nuclear Imaging).

Pemeriksaan berdasarkan ada tidaknya uji latih:

  • Pemeriksaan istirahat / 'resting test'.
  • Pemeriksaan uji latih / 'exercise test'.
    • Uji latih dengan 'latihan'
    • Uji latih dengan 'obat' / uji latih farmakologik

 


Pemeriksaan foto Röntgent dada

Pemeriksaan foto Röntgent dada merupakan pemeriksaan pencitraan dengan sinar-X dengan tujuan untuk mendapatkan gambaran / kesan tentang rongga dada.

Pemeriksaan ini bukan merupakan pemeriksaan rutin untuk kasus PJK, jadi tidak semua pada orang yang mengeluh 'angina pektoris' akan dilakukan pemeriksaan foto Röntgen dada.

Pemeriksaan ini  'sangat tidak akurat' untuk mendeteksi keberadaan PJK, karena sama sekali tidak dapat melihat plak / sumbatan koroner, namun beberapa 'tanda' komplikasi lanjut dari PJK dapat dilihat, misalnya: tanda-tanda gagal jantung dan bendungan paru.

 


Pemeriksaan EKG (Elektrokardiografi)

Pemeriksaan EKG mampu merekam aktivitas 'listrik' jantung. Sumbatan koroner pada jantung yang mengalami 'iskemik' menyebabkan gangguan aktivitas 'listrik' jantung yang terdeteksi melalui 'elektrokardiogram'. EKG juga dapat merekam berbagai kelainan aktivitas listrik jantung lainnya.

Pemeriksaan EKG merupakan pemeriksaan yang wajib dilakukan pada setiap kasus PJK.

Apa kelebihan pemeriksaan EKG untuk mendiagnosis PJK?

Kelebihan EKG adalah murah, tidak menimbulkan perlukaan, bisa ditemukan di banyak sarana klinik, cepat memperlihatkan hasil, namun tidak bisa sepenuhnya memberikan kesimpulan  PJK bila pada saat diperiksa penderita tidak sedang mengalami keluhan nyeri dada. Keadaan 'iskemik' dapat dibuat dengan tes / uji latih treadmill.

Pemeriksaan EKG  tidak menimbulkan perlukaan, jadi hampir pada semua orang bisa dilakukan EKG. Pemeriksaan EKG tidak berbahaya dan tidak menimbulkan komplikasi. Namun, EKG tidak bisa 'melihat' sumbatan.

EKG juga bisa digunakan sebagai alat monitoring yang terus-menerus (kontinyu), misalnya monitoring EKG di ruang ICCU, serta holter yaitu alat rekam EKG yang portabel dapat dibawa kemana-mana.

Holter dapat melakukan rekaman jantung selama 24 jam atau lebih. Hasil rekaman dievaluasi oleh dokter, sehingga dokter dapat mengetahui kapan keadaan 'iskemik' jantung terjadi.

Apa kekurangan pemeriksaan EKG untuk mendiagnosis PJK?

EKG hanya bisa melihat 'gejala elektrik jantung' saat jantung mengalami sumbatan, karena EKG bukanlah merupakan pemeriksaan 'pencitraan jantung'.

Walau demikian, berbagai kelainan lanjut yang merupakan komplikasi dari PJK dapat dilihat sebagai aktivitas listrik yang tidak normal akan terekam dalam EKG.

 


Pemeriksaan EKG Treadmill

Pemeriksaan treadmill atau 'EKG dengan uji latih beban jantung' sebenarnya merupakan modifikasi dari pemeriksaan EKG, yaitu pada saat pemeriksaan penderita diberikan beban aktivitas yang menyebabkan jantung disengaja mengalami peningkatan kebutuhan aliran darah sehingga 'gejala iskemik' dapat terekam oleh EKG.

Bila seseorang tidak dapat melakukan treadmill di atas alat uji (sepeda atau treadmill), maka ia akan diberikan beban buatan pada jantung dengan pemberian obat-obatan sehingga seolah-olah jantung sedang beraktifitas (‘pharmacological stress’). Uji  ini misalnya dilakukan pada penderita cacat kaki yang mengeluh nyeri dada.

 

pemeriksaan ekg treadmill

 http://images.search.yahoo.com/search/images?p=ecg+treadmill

Apa kelebihan pemeriksaan treadmill untuk mendiagnosis PJK?

Pemeriksaan treadmill sering digunakan untuk penapisan dini PJK karena mudah, tidak menimbulkan perlukaan  dan tidak terlalu mahal.

Pemeriksaan treadmill dapat menilai berat-ringannya PJK pada seseorang sedangkan EKG biasa tidak. Bila pada saat treadmill terdapat keluhan nyeri dada yang disertai dengan perubahan gambaran EKG, maka bisa dikatakan positif mempunyai PJK.

Pemeriksaan treadmill berguna juga untuk menentukan dosis aktivitas / olah raga bagi penderita PJK, misalnya dengan melihat hasil treadmill dokter dapat menentukan aktivitas / olah raga apa yang aman dilakukan serta dapat menentukan berapa lama aktivitas / olah raga tersebut boleh dilakukan.

Apa kelebihan pemeriksaan treadmill untuk mendiagnosis PJK?

Dokter tidak dapat mendiagnosis pasti penyakit jantung koroner dari pemeriksaan treadmill, karena pemeriksaan ini tidak dapat melihat dengan pasti adanya sumbatan di pembuluh darah koroner.

Perlukah orang yang merasa 'sehat' di treadmill?

Skrining perlu dilakukan bila seseorang berada pada golongan kelompok risiko tinggi. Pada orang yang sehat tanpa keluhan, tidak mempunyai faktor risiko, atau berisiko rendah, pemeriksaan treadmill mungkin tidak terlalu diperlukan, tapi bila menginginkannya dapat berkonsultasi dengan dokter. Memang tidak ada salahnya juga ingin di treadmill pada mereka yang mampu membayarnya, karena pemeriksaan ini sederhana dan tidak 'invasif'.

 


Pemeriksaan CT Scan atau MSCT (Multislice Computed Tomography Scanning)

Pemeriksaan MSCT adalah pemeriksaan pencitraan 'non invasif' yang dapat menampilkan irisan (tomografi) dari anatomi tubuh manusia termasuk organ jantung dan organ di sekitarnya.

http://images.search.yahoo.com/search/images?p=coronary+ct-scan

 

MSCT sangat canggih mampu menghasilkan 64 'slice' (irisan) dalam waktu kurang dari 1 detik.

MSCT memancarkan radiasi sinar X, sehingga pasien bisa terpapar radiasi sinar X.

Kontras yang digunakan juga bisa menimbulkan reaksi alergi.

Siapa yang 'bisa' dianjurkan periksa MSCT?

Orang yang mempunyai beberapa faktor risiko dengan hasil treadmill yang positif atau pada mereka yang tidak bisa dilakukan pemeriksaan 'treadmill'.

Apakah MSCT cocok untuk digunakan penapisan dini pada mereka yang merasa 'sehat' ?

Pemeriksaan ini relatif mahal, maka pada mereka yang sama sekali tidak ada keluhan nyeri dada sebaiknya tidak dilakukan pemeriksaan MSCT. Dokter ahli jantung sangat memahami siapa saja yang seharusnya menjalani pemeriksaan ini.

Apakah keunggulan pemeriksaan CT-Scan atau MSCT?

Pemeriksaan ini bisa menampilkan citra irisan dalam resolusi tinggi.

 


Pemeriksaan ekokardiografi

Ekokardiografi adalah alat yang dapat mengamati struktur jantung dan pembuluh darahnya dengan menggunakan teknik pencitraan dari pantulan gelombang suara ultra. Jadi prinsipnya seperti pemeriksaan USG (Ultra Sonografi). Pantulan gelombang suara ultra yang tertangkap diproses oleh komputer lalu ditampilkan di dalam monitor.

Pada penderita PJK, otot jantung yang kurang mendapatkan aliran darah akan terlihat lebih 'lemas' dan kurang gerak, sehingga dapat dicurigai sebagai suatu petanda adanya penyakit jantung koroner.

Pemeriksaan ekokardiografi juga dapat mendeteksi berbagai komplikasi akibat PJK seperti pembengkakan jantung dan kebocoran katup jantung.

Apa kelebihan pemeriksaan ekokardiografi?

Ekokardiografi merupakan alat yang paling tepat untuk menilai fungsi jantung dan menilai ringan-beratnya penyakit jantung.

Apa kekurangan pemeriksaan ekokardiografi?

Pemeriksaan ekokardiografi bukan pemeriksaan yang tepat untuk mendeteksi adanya sumbatan koroner, karena ekokardiografi tidak dapat melihat sumbatan.

http://images.search.yahoo.com/search/images?p=coronary+echocardiogram

 


Pemeriksaan angiografi koroner / arteriografi

Pemeriksaan angiografi (arteriografi) koroner merupakan pemeriksaan teknik pencitraan dengan zat kontras yang diinjeksikan dengan kateter secara langsung ke arteri koroner. Saat zat kontras melewati arteri koroner akan tercitrakan gambaran arteri koroner.

Pemeriksaan angiografi merupakan bagian dari operasi kateter jantung. Selain untuk tujuan diagnostik, operasi kateter jantung juga sering dilakukan untuk tujuan terapi, misalnya pada tindakan pemasang balon dan 'stent' .

http://images.search.yahoo.com/search/images?p=coronary+ct-angiography

http://images.search.yahoo.com/search/images?p=coronary+angiogram

 

Apa kelebihan pemeriksaan angiografi untuk mendiagnosis penyakit jantung koroner?

Pemeriksaan angiografi koroner merupakan standar baku emas (‘gold standard’) yang paling akurat untuk mendiagnosis PJK dimana penyempitan pembuluh darah dapat terlihat dengan jelas.

Pemeriksaan angiografi dapat 'melihat' dengan 'pasti' apakah ada sumbatan koroner atau tidak.  Jadi dari pemeriksaan angiografi dokter dapat memutuskan diagnosis pasti penyakit jantung koroner pada seseorang.

Selengkapnya baca disini [...]

Apa kekurangan pemeriksaan angiografi untuk mendiagnosis penyakit jantung koroner?

Pemeriksaan angiografi merupakan pemeriksaan ‘invasif’ (bisa menimbulkan perlukaan) yang disertai dengan meng 'injeksi' kan benda 'asing' (zat kontras) ke dalam tubuh, maka perlu pertimbangan dari dokter untuk memutuskan apakah perlu atau tidak dilakukan angiografi pada seseorang.

Selengkapnya baca disini [...]

 


Kesimpulan

Terdapat berbagai pemeriksaan medis, baik invasif maupun tidak, meliputi banyak teknis seperti rekaman listrik jantung, pencitraan dengan ‘X-Ray’,  gelombang suara ultra dan resonansi magnetik yang dilakukan dokter untuk tujuan deteksi/diagnosis penyakit jantung koroner.

Diagnosis pasti penyakit jantung koroner dapat ditegakkan melalui pemeriksaan angiografi koroner, namun invasif, memaparkan sinar-X dosis tinggi, memaparkan zat kontras ke dalam tubuh dan mahal.

Diagnosis klinis penyakit jantung koroner dapat diteggakan oleh dokter melalui berbagai teknik pemeriksaan lainnya.

Selain diagnosis, yang terpenting setelah diagnosis adalah rencana penanganan / terapinya.  Diskusikanlah berbagai hal tersebut diagas kepada dokter anda.

Last modified pada
You don't have permission to view or post comments.

Cari

Polling: Beri kami pendapatanmu

Apakah kamu suka FamiliaMedika.net?

Saya sangat suka FamiliaMedika.net - 100%
Saya suka - 0%
Biasa saja - 0%
Saya tidak suka - 0%

Total votes: 2
The voting for this poll has ended on: 17 Apr 2013 - 13:03