Keluarga Lambung

FamiliaMedika.net

Group keluarga empedu dan pankreas Group keluarga empedu dan pankreas

Keluhan dan gejala penyakit batu empedu

 keluhan penyakit batu empedu

 

Bagaimanakah keluhan batu kandung empedu?

Berdasarkan ada tidaknya keluhan, batu kandung empedu terbagi menjadi:

  • ‘Silent stone’ atau ‘asymptomatic gall stones’, yaitu batu empedu yang tidak menimbulkan keluhan, dan
  • ‘Symptomatic gall stones’, yaitu batu empedu yang menimbulkan keluhan, seperti nyeri perut kanan atas, nyeri ulu hati dan lainnya.

 

Diduga 10 hingga 20 persen orang dewasa mempunyai batu empedu. Jadi jumlah orang dewasa yang mempunyai batu empedu cukup banyak, namun kebanyakan dari mereka (sekitar 80 persen) tidak mempunyai keluhan. Mereka yang tidak mempunyai keluhan suatu saat bisa saja jadi mempunyai keluhan.

Dari semua yang mempunyai batu kandung empedu, 20 persennya adalah orang yang mempunyai keluhan batu kandung empedu. Keluhan akan timbul bila batu empedu menimbulkan sumbatan dan atau radang di kandung empedu dan atau di saluran empedu,  yaitu:

yang dapat disertai dengan keluhan mual / muntah (gejala sakit maag, dispepsia), demam dan kuning.

 

Berbagai keluhan ini erat kaitannya dengan dimana posisi batu, serta bagaimana dampaknya terhadap timbulnya peradangan/infeksi dan juga dampaknya terhadap terganggunya fungsi hati dan pankreas. Gejala kuning merupakan petanda adanya sumbatan di saluran empedu. Gejala demam merupakan petanda adanya aktifitas radang, atau infeksi.

Dari gambar diatas, tampak bahwa kandung empedu berada di perut kanan atas, terletak tersembunyi dibelakang hati.

Penderita batu kandung empedu sering menyebutnya sebagai keluhan nyeri perut kanan atas atau dapat pula nyeri di sekitar ulu hati. Nyeri dapat pula menjalar ke punggung atau ke bahu sebelah kanan.

Nyeri perut kanan atas dan nyeri ulu hati dapat pula disebabkan karena penyakit atau kondisi lainnya.

 

‘Silent stone’ / ‘asymptomatic gall stones’

Adanya batu di kandung empedu yang tidak disertai dengan keluhan, disebut sebagai ‘silent stone’ atau ‘asymptomatic gall stones’.

Batu ini bisa saja secara tidak sengaja terdeteksi oleh dokter saat melakukan pemeriksaan foto Rontgen dada atau saat melakukan pemeriksaan ultrasonografi (USG).

Apakah ‘asymptomatic gall stones’ berbahaya?

‘Asymptomatic gall stones’ tidak bergejala, batu ini tidak berbahaya. Lamanya tidak bergejala bisa bertahun-tahun bahkan sepanjang hidup seseorang. Namun diantaranya, suatu saat  batu empedu akan menimbulkan gejala.

Apakah pada orang yang merasa sehat perlu dilakukan skrining untuk mengetahui kemungkinan adanya ‘asymptomatic gall stones’?

Pada orang yang merasa sehat tidak perlu dilakukan skrining batu empedu. Namun, bila seseorang ingin sekedar tahu apakah dirinya mempunyai batu di kandung empedu atau tidak yaitu dengan melakukan pemeriksaan USG maka hal tersebut  diperbolehkan, karena pemeriksaan USG tidak berbahaya.

Apakah ‘asymptomatic gall stones’ harus diterapi?

‘Asymptomatic gall stones’ tidak perlu diterapi, pada sebagian orang yang mempunyai faktor risiko suatu saat bisa menimbulkan gejala. Terapi baru dilakukan bila batu empedu telah menimbulkan keluhan.

 

‘Symptomatic gall stones’

Bila batu empedu menimbulkan keluhan/gejala disebut sebagai ‘symptomatic gall stones’.

Orang yang mengeluh keluhan batu empedu dapat disebut sebagai orang yang mempunyai penyakit batu empedu.

Penyakit batu empedu baru terjadi bila:

  • adanya batu empedu menyumbat kandung empedu atau menyumbat saluran empedu,
  • adanya batu empedu menyebabkan aliran empedu berukurang sehingga menimbulkan radang serta infeksi di kandung empedu atau di saluran empedu,
  • adanya batu empedu menimbulkan komplikasi, seperti pada pankreas dan hati,

Perbandingan keluhan kolik, demam dan kuning beberapa penyakit batu empedu dan saluran bilier

 

Kolik

Demam

Kuning

Batu kandung empedu

Ya

Tidak

Tidak

Radang kandung empedu

Ya

Ya

Tidak

Batu saluran empedu

Ya

Tidak

Ya

Radang saluran empedu *)

Ya

Ya

Ya

Gallstones pankreatitis

Ya

Ya

Ya/Tidak

*) Gejala ‘cholangitis’ yang meliputi: nyeri perut kanan atas, kuning dan demam, dalam ilmu kedokteran disebut sebagai Charcot’s triad.

Adanya ‘Charcot’s triad’ (nyeri/kolik perut kanan bawah yang disertai dengan gejala demam dan kuning) tersebut merupakan tanda bahaya, bila tidak diatasi maka penderita ini bisa jatuh ke kondisi komplikasi sepsis berat, bakteri menyebar ke seluruh peredaran darah, yang ditandai dengan turunnya tekanan darah serta penurunan kesadaran hingga koma.

 

Bila anda punya keluhan sakit maag kronik yang kambuhan, pernahkah anda pikirkan akan adanya penyakit batu empedu?

Bila anda punya keluhan sakit maag kronik yang kambuhan, pernahkah curiga akan adanya penyakit batu empedu?

 

Last modified pada
You don't have permission to view or post comments.

Cari

Polling: Beri kami pendapatanmu

Apakah kamu suka FamiliaMedika.net?

Saya sangat suka FamiliaMedika.net - 100%
Saya suka - 0%
Biasa saja - 0%
Saya tidak suka - 0%

Total votes: 2
The voting for this poll has ended on: 17 Apr 2013 - 13:03
 

Blog Liver&Empedu